Kelas Pemilu bagi Pengurus OSIS Tingkat SLTA

Kelas Pemilu merupakan kegiatan lanjutan untuk kegiatan Peningkatan Partisipasi Pemilih Pemula, setelah sebelumnya diadakan kegiatan workshop peningkatan partisipasi pemilih dengan peserta para Guru PKn Tingkat SLTA  se Kabupaten Purworejo di Hotel Plaza 4 Juli yang lalu. Melalui kelas pemilu ini kami berkeinginan memberikan  pengetahuan, pemahaman mengenai pemilu kepada pemilih pemula, dengan harapan dalam event-event pemilu yang sebentar lagi dilaksanakan yakni Pilgub Jawa Tengah di Tahun 2013, Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Prsiden Tahun 2014 dapat berperan secara aktif menggunakan hak suaranya, kata Ketua KPU H. Muslikhin Madiani saat membuka acara kelas pemilu.

Kelas pemilu yang diadakan di Aula KPU Kab. Purworejo Selasa 17 Juli 2012 tersebut mengundang 56 siswa/siswi pengurus OSIS tingkat SLTA se Kabupaten Purworejo, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, yang diwakili oleh Kepala Bidang Binmudora dan Seni Budaya Drs. Basuki Budi Raharjo. Dalam sambutannya Basuki menuturkan tentang mengapa perlu adanya sosialisasi kepada pemilih pemula, bahwa mengingat tujuan pendidikan nasional yang termaktub dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Pendidikan Nasional, yaitu membentuk manusia Indonesia agar menjadi warga Negara yang beriman, bertagwa, berakhlak, berbudi pekerti luhur, berilmu, cakap, cerdas, mandiri dan demokratis. Kaitannya dengan demokratis ditambahkan yakni menjadi warga Negara yang tau bagaimana mengaplikasikan demokrasi dalam berbangsa dan bernegara. “jadi setelah mendapat ilmu dari para narasumber nanti telah terbentuk ‘mindset’ atau pola pikir positif untuk membawa bangsa dan Negara yang berdemokrasi” terangnya.

Narasumber dalam kegiatan tersebut yakni dari KPU Kabupaten Purworejo sendiri, diantaranya Ir. Bambang Setyoko dengan materi berjudul Pentingnya Pemilu, Handoko AS, S.Sos berjudul Strategi Memilih Pemimpin, dan Abdul Ghofir Muslim tentang Pendaftaran Pemilih. Di paparannya Bambang Setyoko berharap kepada Siswa/siswi SLTA agar memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya pemilu, sehingga kedepan ikut berperan aktif dalam mensukseskan pemilu, juga terhadap peningkatan partisipasi pemilih. Kemudian disela-sela acara Bambang Setyoko menambahkan bahwa maksud dari kelas pemilu yakni agar para siswa/siswi mempunyai wawasan terkait tentang bagaimana memilih seorang pemimpin, juga mempunyai pengetahuan tantang proses pendaftaran pemilih, dimana dari daftar pemilih tersebut yang kemudian dijadikan acuan dalam hal penyiapan logistik pemilu yang diperlukan, seperti surat suara, formulir, tinta dan kelengkapan di TPS lainnya.

Dalam kelas pemilu tersebut juga dilakukan praktek atau simulasi pemungutan suara, dengan praktek ini siswa diharapkan dapat lebih mudah dalam menyerap dan memahami tentang  demokrasi dan pemilu dan kegiatan ini  juga diharapkan dapat memberikan gambaran kepada siswa tentang tahapan pelaksanaan penyelenggaraaan pemilu yang bisa diterapkan nantinya pada pelaksanaan pemilihan ketua OSIS ditiap sekolah, imbuhnya. (KW)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: